Kuliner di Singapura terupdate (Newest Culinary in Singapore) – Part 1

Nah, pada occasion kali ini, author mau share tentang pengalaman kuliner di beberapa tempat di Singapura. Kebetulan selama di Singapura, author menginap di daerah jalan Sultan yang dekat dengan kampung Arab dan Little India. So, you can make consclusion bahwa kulinernya dijamin halal 100%.

First of all, kita mulai dari menu sarapannya ya guys. Menurut saya, menu sarapan yang kami cicipi ini memiliki harga yang cukup terjangkau dengan porsi yang lumayan banyak. Diiringi dengan perpaduan citarasa khas melayu, arab jadi pas banget di lidah orang Indonesia. Berikut beberapa tempat sarapan yang recommended menurut author:

  1. Mihrimah Restaurant

Ada 3 menu yang kita coba di restoran yang berlokasi di North Bridge Road ini yaitu Mie lendir (SGD $ 3.5), Parata Kosong ( SGD $ 3) dan Nasi Lemak (SGD $ 3.5). Rasa mie lendirnya cukup oke, kalo kalian pernah berkunjung ke Batam maka kalian akan menemukan rasa yang tidak berbeda jauh dengan mie lendir di Batam, kuah kacangnya ada manisnya ada pedasnya enak banget deh. Kuah parata menurut aku oke banget, benar-benar berasa kuah karinya, sayang kurang banyak aje, hehe padahal nagih rasanya. Nasi lemak rasanya standar menurut aku tetapi ada yang spesial dengan nasi lemak ini, apa tuh yang bikin spesial? Jadi saat author berkunjung hari jumat ke restoran ini, ternyata ada promo khusus setiap hari jumat yaitu “PAY AS YOU WISH” artinya kamu bisa makan dan minum sepuasnya namun cukup membayar sesuai kemampuan kamu. So nasi lemak, air mineral dan 2 pc pastel sarden hanya SGD $…..ayo tebak berapa harganya?

2. Kampong Glam Cafe

Kampong Glam Cafe berlokasi di Belakang Kampong Glam Visitor centre, terletak di pojok jadi sangat mudah ditemukan jika kalian berkunjung ke Kampong Glam. Jadi saat itu kami sengaja mencari sarapan yang berbeda lokasi dengan yang sebelumnya tepatnya sekitar jam 07.45 waktu Singapura. But, restoran yang menyediakan menu sarapan dibawah jam 8 pagi hanya ada di Kampong Glam Cafe. Jadi restoran di sekitarnya masih pada tutup semua. So, you can imagine betapa ramainya restoran ini dipadati oleh para pengunjung.

Oke, di restoran ini, kami mencicipi 2 hidangan. Untuk jam 7 am-11 am hanya ada 3 menu sarapan yang available yaitu, mie siam, lontong sayur dan nasi lemak. Menu yang lain ada di atas jam 11 am. Mie siam (SGD $ 3.2) cukup unik rasanya karena kuahnya menggunakan tauco jadi rasa kuahnya cukup flavour ada pedas, ada asam, dan ada manisnya tapi berminyak banget kuahnya jadi harus dibarengi minum yang hangat agar tidak radang tenggorokan. Lontong sayur (SGD $ 3.5) rasanya menurut aku oke banget. Kuahnya khas orang melayu banget dan tidak berminyak jadi lontong recommended banget untuk dicoba.

Oke berlanjut ke session selanjutnya yaa……

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: