Gagal Menyisakan Uang untuk Orang Tua tiap Bulan?

Ketahui Sebabnya, Baca ini !!!

Sebagai anak, sudah menjadi kewajaran, ada rasa ingin membantu orang tua dengan menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan?

Tetapi, kebutuhan hidup yang terus meningkat, dari mulai kebutuhan pokok yang terus naik harganya, biaya anak sekolah yang semakin mahal, listrik & BBM yang terus naik, juga aneka kebutuhan yang tidak terduga yang terus datang bertubi-tubi.

Sebut saja misal biaya perawatan kendaraan, anak minta ganti HP, rumah bocor, iuran anak di sekolah, kondangan, sumbangan lingkungan,dan lain-lain.

Praktis, akhirnya rencana kirim uang untuk orang tua pun batal. Anda berpikir, ya bulan depanlah untuk orang tua.
Dan rangkaian peristiwa diatas kembali lagi terjadi.

Anda pernah mengalaminya? Atau selalu mengalami ??Anda berpikir, nanti kalau sudah longgar, saya akan bantu orang tua.Tahukah anda, hal itu terjadi karena kesalahan mindset didalam pikiran anda.

Pernahkan anda berpikir, apakah orang tua waktu merawat anda, lalu dia akan mengutamakan kebutuhan mereka atau kebutuhan anda sendiri ?

Tidak masalah orang tua tahan lapar, asal bisa lihat anak kenyang. Orang tua, sendirian bisa merawat anaknya yang banyak. Tetapi, anak yang banyak, tak sanggup sekedar merawat 1 orang tua!

Maka, mindset anda harus dirubah !

1. Jangan sisakan dari penghasilan, tapi *ALOKASIKAN. Kalau     tujuannya menyisakan, maka yg terjadi anda tidak akan ada sisa. Tega sekali anda,???

Memberi pada orang tua hanya sisanya!

Apa anda pikir orang tua dulu ketika merawat anda juga memberikan sisa?
Tidak.

Anda diutamakan! Begitu terima penghasilan, langsung pertama ambil alokasi dana, transfer buat orang tua.

2. Jangan menunda karena masih kekurangan! Anda kekurangan itu karena anda tidak memperhatikan orang tua.

Maka, kalau mau rizqi berlimpah, dahulukan orang tua.

3. Apa yang kau perbuat pada orang tuamu, itulah yang akan diperbuat anakmu kelak!!

Kau abaikan orang tuamu di hari senjanya, maka lihat saja, nanti anakmu juga akan mengabaikanmu di hari senjamu.

Ajarkan anak mencintai orang tuanya dengan mereka melihat langsung bagaimana anda memperlakukan orang tua.

4. Jangan kau menjadi beban orang tuamu sampai kamu sendiri juga menjadi tua??

Lantas, kapan kamu ingin membahagian kedua orang tuamu!!

Atau mungkin kamu menunggu mereka wafat dahulu? Baru kamu menangis dan pura-pura menyesal. Jangan sia-siakan waktu yang ada karena kematian tidak bisa ditunda dan tidak menunggu kamu menyadarinya dulu.

Ingatlah semakin hari, semakin berkurang usia kita dan usia orang tuamu dan semakin mendekati “AJAL MENJEMPUT”

 

 

Tinggalkan Balasan